Senin, 11 Maret 2013

Info My Kuliner #Istana Cobek



Restoran Istana Cobek, merupakan restoran yang menyediakan masakan Indonesia dan didominasi oleh citarasa masakan Jawa. Letaknya di lantai ground Delta Plaza atau Surabaya Plaza. Saya tertarik makan di sini, karena namanya unik. Ngebayangin cobek yang biasa digunakan untuk nguleg dibikin jadi istana... hehehe :)

Little Cobek berisi Sambal Terasi Spesial

Restoran ini tempatnya lumayan nyaman, ada bangku sofanya yang empuk, nyaman duduk berlama-lama sabil menunggu makanan yang sudah dipesan, sambil menikmati es teh manis jumbo yang harganya cuma Rp 4 ribu pergelas.

Kalau mau minum jus juga murah, berkisar antara Rp 10ribu - Rp 12ribu. Harga makanan di sini lumayan murah. Saya pesan Nasi paket Udang goreng cuman Rp 23ribu. Menu paket yang termahal yaitu Paket Gurame hanya Rp 33 ribu. Selain yang saya sebutkan itu, ada juga menu Paket Ayam, Paket Empal, Paket Lele, dan lain-lain. Selain digoreng, ada juga menu paket bakar, harganya lebih mahal Rp 3ribu dibanding menu goreng. Saya juga pesan sayur asam, pepes bandeng. Ada juga pepes telor asin, kangkung belacan, atau tumis toge ikan asin. Hampir semua saya pernah mencobanya. Karena saya sering menikmati makanan di Istana Cobek, teurtama kalau isi kantong sedang pas-pasan. Selain nasi putih di sini dijual nasi uduk, yang dibungkus daun pisang, seporsi harganya Rp 4ribu, ditaburi bawang goreng di atasnya.


Terus terang sambal yang disajikan di atas 'little cobek' rasanya memang mantap. Ada dua jenis yang disediakan, sambal terasi dan sambal tomat. Bagi pencinta masakan pedas, saya yakin bakal mengacungkan jempol saat mencicipi lalap timun atau daun singkong rebus dicolek dengan sambal terasi ala istana cobek.

Jadi, kalau kebetulan Anda sedang shoping di delta plaza, sempatkan sekali-sekali makan di restoran Istana Cobek. Mudah-mudahan tidak kecewa dengan kuliner pilihan saya hari ini. Oh, iya untuk kualitas dan rasa masakan saya beri : 3,9 star / 5 star. Selamat makan di Istana Cobek :)

Paket Udang Goreng Rp 23.000,-

Sayur Asem Rp 7.000,-
Pepes Bandeng Presto Rp 15.000


Sabtu, 09 Maret 2013

Buku Bagus #J2M

Judul buku : Jendela Dua Mata
Penulis : Hermawan W Saputra, dkk.

Editor : Sutanto Aribowo
Layout & Tata Letak : HW Prakoso
Ilustrasi : Indra Sanada
Desain Sampul : Wirasatriaji

Diterbitkan oleh:
deKa Publishing
Jl. Desa Pasirbungur - Purwadadi
Kabupaten Subang 41261
Phone: 083879804181
E-Mail: deKa_publishing@yahoo.co.id
Cetakan Pertama, Maret 2013
ix + 138 hlm. ; 13 x 19 cm
ISBN : 978-602-7915-14-5

Harga : Rp 28.000,-

Tersedia di toko buku : Gramedia, Togamas dan Kurnia Agung.



Endorsement


Dalam kumpulan cerpen ini, sangat memungkinkan kita menemui dan mengenal seseorang dalam tempo yang singkat, bermacam-macam karakter, perilaku, dan peristiwa absurd tak terduga. Kita dibuat terkejut, karena terpesona dengan dunia fiksi yang diciptakan para penulis seolah-olah mewujud nyata. Kita layak memberi apresiasi kepada para penulis kumpulan cerpen ini. Semoga buku kumpulan cerpen ini pun memberi nilai bagi dunia sastra Indonesia.

(Bamby Cahyadi,
Cerpenis Nasional)



“Cerita cerita dalam buku ini adalah sebuah ornament tulen yang dipahat oleh penulispenulisnya, yang bermuasal dari tanah yang berbeda.  Maka membaca buku ini, rasanya seperti mampir di sebuah galeri yang di dalamnya terpajang aneka karya dalam berbagai bentuk dan warna yang berbeda. Cerita cerita dalam buku ini lebih dari cukup untuk berelaksasi.

(Mashdar Zainal, Cerpenis Pilihan Kompas)

Penulis yang berkualitas bukanlah mereka yang terkenal karena bukunya berjejer di rak toko buku dan menjadi best seller. selalu ada para penulis yang juga berkualitas tetapi tak banyak dikenal khalayak. Para cerpenis dalam buku ini adalah mereka yang kusebut sebagai penulis berkualitas. mereka tak sekedar berkisah, tetapi menyampaikan pesan yang jelas dan mendalam bagi pembacanya. Dibandingkan dengan buku kumpulan cerita yang menumpuk di toko buku, yang hanya berisi haha-hihi dan absurditas, kisah dalam buku ini tentu lebih layak bertengger di sana, dan diberi label: Must Read!

(Mataharitimoer
, Penulis buku Jihad Terlarang)

Saya menamai beberapa penulis di dalam buku ini sebagai “Mutiara yang Terpendam”. Mereka adalah penulis dari berbagai daerah di tanah air yang coba menunjukkan kepiawaiannya dalam meramu kata menjadi sebuah cerita yang begitu apik dan memikat hati. Apalagi karya-karya di dalam buku ini terpilih dari ratusan peserta yang mengikuti audisi menulis Cerpen Of The Month 2012 yang  diadakan oleh grup Untuk Sahabat selama sembilan bulan. Ini adalah sebuah prestasi yang perlu diacungkan jempol. HEBAT!

(Dang Aji, Penulis dan Penggiat dunia kepenulisan)

Jumat, 08 Maret 2013

Info My Kuliner #Malay Village


Masakan Melayu @ Surabaya 






Bagi anda yang tinggal di surabaya dan ingin makan masakan melayu, bisa datang ke malay village, lokasinya di Sutos. Tapi terus terang harga makanan di sana lebih mahal ketimbang di negeri asalnya. contohnya saja teh tarik kalau di malaysia cuma 1,5 - 2 ringgit (6ribu) di sini di jual seharga Rp 17,500 (5,8 ringgit). es teh manis aja harganya Rp 7.000. Sup tomyam harganya Rp 38.000 kalau di malaysia paling-paling harganya cuma 5 ringgit (15 ribu). Tapi kalau senin-jumat pada waktu lunch, untuk makanan saja (sudah ditentukan jenisnya) dapat diskon 50%, tapi tetap harganya masih di atas Rp 20.000. Makan berdua kira-kira bisa habis lebih Rp 100rbuan. Mungkin karena sewa gedung di sutos harganya mahal, jadi mereka jual dengan harga yang standar. Tapi rasa masakan di sana 11-12 hampir sama dengan dari negara asalnya. Selain masakan yang saya sebutkan di atas, masih banyak lagi pilihan masakan melayu yang ada di malay village, seperti: nasi lemak, roti prata, es kacang, nasi goreng ikan bilis, dan lain-lain.

Bagi yang punya duit lebih, silakan sesekali cicipi masakan melayu di malay village, rasanya memang lezat, selezat cita rasa dari asalnya di negeri seberang. Saya beri kualitas masakannya: 4 star / 5 stars.





Laksa ( after discount Rp 24.000 / 8 ringgit)

Tomyam (Rp 38.00 / 12,6 ringgit)


Tea Ice (Rp 17.500 / 5,8 ringgit)




Kamis, 07 Maret 2013

Sinopsis Hantu Obesitas


Bukuku "Hantu Obesitas" sudah terbit, dapatkan di Gramedia dan Toga mas.




Sinopsis Buku:
"Ah, alasan! Bilang aja sampeyan penakut, dasar MALING TONGTONG!" ehh, pocongnya marah.

"Maaf ya, Cong…"
...
"Maaf, maaf, terpaksa deh gue harus jalan kaki balik ke Kober!!"

"Jalan kaki? Emang pocong punya kaki?"

"Bodo amat! Terserah gue, masyalahhh buat lo?!!"

Eehh gile nih pocong obseitas satu ini. Marah dia gara-gara kusuruh turun dari mobilku.

Usut punya usut, ternyata nih pocong yang kian ngerasa nggak pede, nggak nyaman ama berat badannya, sedang intensif ngikut progma penurunan berat badan. Jiahhh, pocong lebay!

"Emang dapat apa, Cong, dari seminar penurunan berat badan tadi?"

"Gampang banget kok ternyata, kita cuma disuruh ternak cacing…"

“Ternak cacing?!" Heran aku. "Hubungannya ma nurunin berat badan?"

"Iya, maksudnya, ternak cacing dalam perut…"

Gerrrrr…

Gokil abis. Bikin ngekek.

Inilah cerita-cerita ngocol abis, lulusan lomba #HANTUGOKIL (DIVA Press, 2013), yang bakal buat kalian ketagihan mantenginnya!

Sabtu, 02 Maret 2013

Cerkom Si Jola



Ini adalah buku pemenang lomba menulis Festival Cerpen Komedi Untuk Sahabat. "Si Jola" adalah karya dari Miss UNSA 2012 yaitu Diba Azzukhruf. Ini bukan sekedar cerita komedi biasa lho, yang ditulis hanya untuk bikin ketawa-ketiwi pembaca, tapi ini kumpulan cerpen komedi yang di dalamnya mengandung pesan inspiratif yang bisa menggugah perasaan. (Masak sih?) Nggak percayaaa… Ya, harus percaya dong, dan wajib baca!




Kata mereka tentang buku ini:

Karena disuruh untuk mengomentari buku ini, maka saya akan meneriakkan 3 kata :  "GOKIL, GOKIL, GOKIL!!!" Karena memang rasa humornya sangat up to date, tidak ketinggalan jaman, dan renyah! -Om Sutanto Ari Wibowo (Penulis novel humor Arjuna Ngangkut Beras) 

Kombinasi cerita Jomblo, benconggg,  dan jengkol sukses bikin Gue cekikikan di meja makan, depan tivi, sampai toilet. Ngakak poll!!! -Zoel Ardi (Cerpenis Terbaik UNSA 2011)

Kumpulan cerita komedi yang segar dan lucu dengan citarasa yang beragam. -Andhika Wandana (Novelis Komedi Mission Pocongible)   

Sungguh bukan hal mudah untuk merangkai kata menjadi sebuah cerita komedi. Saya angkat topi pada seluruh penulis fiksi komedi dalam buku ini. Semua ceritanya keren, dan berhasil mewarnai hari saya dengan penuh senyum dan tawa.-Titie Surya (Ketua komunitas Cendol Jatim)